Religious site

St. Stephen's Cathedral, Vienna

4.4 · 24,718 ulasan
St. Stephen's Cathedral, ViennaPhoto via TripAdvisor (ilonako4aryan)
Cek tiket & tur Situs resmi

Beberapa tautan pemesanan adalah tautan afiliasi. Jika kamu memesan melaluinya, kami mungkin mendapat sedikit komisi tanpa biaya tambahan untukmu. Ini tidak pernah memengaruhi tempat yang kami rekomendasikan.

Katedral St. Stephen adalah sebuah gereja Katolik Roma di Wina, Austria, dan gereja induk Keuskupan Agung Wina. Katedral ini berdiri di Stephansplatz dan merupakan salah satu simbol kota yang paling dikenal, terkenal karena atap genteng multi-warnanya. Bentuk Romanesque dan Gotik saat ini sebagian besar diprakarsai oleh Adipati Rudolf IV dan berdiri di atas reruntuhan dua gereja sebelumnya.

Jangan lewatkan

  • Menara selatan, setinggi 136 meter dan dijuluki 'Steffl', menawarkan pemandangan kota dan pernah digunakan sebagai pos pengawas kebakaran hingga tahun 1955.
  • Menara utara, yang terhenti pada tahun 1511, setinggi 68 meter dengan atap Renaisans yang dijuluki 'tutup menara air'.
  • Pintu Raksasa (Riesentor) adalah pintu masuk utama, mungkin dinamai dari tulang paha mammoth yang digali pada tahun 1443.
  • Atapnya ditutupi oleh 230.000 genteng kaca, membentuk elang berkepala dua di sisi selatan dan lambang Wina dan Austria di sisi utara.

Tiket & tur

Cara mengunjungi St. Stephen's Cathedral, Vienna

St. Stephen's Cathedral, Vienna bisa dikunjungi sendiri. Pemandu berguna untuk sejarah dan detail yang mudah terlewat, dan tur bisa menggabungkannya dengan tempat-tempat terdekat.

Perlu tahu sebelum berangkat

  • Katedral ini terbuat dari batu kapur dan berwarna hitam akibat akumulasi jelaga dan polusi udara selama berabad-abad, meskipun restorasi baru-baru ini telah mengembalikan beberapa bagian ke warna putih aslinya.
  • Atapnya hancur akibat kebakaran pada tahun 1945 dan dibangun kembali dengan lebih dari 600 metrik ton rangka baja sebagai pengganti kayu.

Sekilas sejarah

Gereja paroki pertama di situs ini ditahbiskan pada tahun 1147. Adipati Rudolf IV meletakkan batu pertama untuk perluasan Gotik pada tahun 1359. Menara selatan selesai dibangun pada tahun 1433. Selama Perang Dunia II, katedral ini selamat dari penghancuran yang disengaja oleh seorang kapten Wehrmacht yang tidak mematuhi perintah untuk menembaknya. Pada bulan April 1945, penjarah sipil menyalakan api yang menjalar ke katedral, merusak atap secara parah. Rekonstruksi dimulai segera setelah perang, dengan pembukaan kembali secara penuh pada tahun 1952.

Pertanyaan umum

Apa itu lonceng Pummerin?

Pummerin adalah lonceng terbesar di Austria, dengan berat 20.130 kilogram. Lonceng ini tergantung di menara utara dan dibunyikan pada acara-acara khusus seperti Paskah, Malam Natal, dan Tahun Baru. Lonceng ini dicetak pada tahun 1951 dari sisa-sisa lonceng lama yang pecah dalam kebakaran tahun 1945.

Mengapa katedral ini berwarna hitam?

Selama berabad-abad, jelaga dan polusi udara telah menumpuk di bagian luar batu kapur, membuatnya berwarna hitam. Proyek restorasi baru-baru ini telah mengembalikan beberapa bagian ke warna putih aslinya.

Bisakah saya naik ke menara selatan?

Menara selatan, yang disebut 'Steffl', setinggi 136 meter dan memiliki 256 anak tangga dari atas ke bawah. Menara ini digunakan sebagai pos pengawas kebakaran hingga tahun 1955.

Objek wisata lain di Vienna

Sedang merencanakan liburan ke Vienna? Lihat rekomendasi kuliner, objek wisata lainnya, atau susun itinerary Vienna.