Museum · Al Fahidi

Dubai Museum & Al Fahidi Fort

4 · 6,995 ulasan
Dubai Museum & Al Fahidi FortPhoto via TripAdvisor (Connoisseur-of-Life)
Cek tiket & tur

Beberapa tautan pemesanan adalah tautan afiliasi. Jika kamu memesan melaluinya, kami mungkin mendapat sedikit komisi tanpa biaya tambahan untukmu. Ini tidak pernah memengaruhi tempat yang kami rekomendasikan.

Terletak di dalam Benteng Al Fahidi, bangunan tertua yang masih ada di Dubai yang dibangun sekitar tahun 1787, Museum Dubai menawarkan kontras yang mendasar dengan modernitas gemerlap kota ini. Benteng dari batu karang dan gipsum yang rendah ini, dengan menara angin dan meriam kayunya, dulunya menjaga Sungai Dubai. Di dalamnya dan di galeri bawah tanah yang penuh atmosfer, diorama dan pajangan menghidupkan kembali Dubai sebelum minyak: pasar-pasar tradisional, penyelaman mutiara, kehidupan laut dan gurun, serta transformasi dramatis yang dipicu oleh minyak sejak tahun 1960-an.

Ini adalah museum yang sederhana dan terjangkau, tetapi sangat berguna selama setengah jam atau satu jam untuk memahami bagaimana sebuah permukiman perdagangan dan penangkapan mutiara kecil menjadi metropolis global dalam satu generasi. Museum ini terletak di kawasan bersejarah Al Fahidi (Bastakiya) di tepi Sungai Dubai, mudah digabungkan dengan pasar-pasar tradisional dan naik abra. (Catatan: museum ini kadang-kadang tutup untuk renovasi, pastikan sedang buka sebelum berkunjung.)

Jangan lewatkan

  • Benteng Al Fahidi, bangunan tertua di Dubai (sekitar 1787)
  • Galeri bawah tanah yang menghidupkan kembali pasar tradisional dan perdagangan Dubai lama
  • Pameran tentang penyelaman mutiara dan kehidupan sebelum minyak
  • Menara angin dan konstruksi tradisional
  • Lokasinya di kawasan warisan Al Fahidi di tepi Sungai Dubai

Tiket & tur

Cara mengunjungi Dubai Museum & Al Fahidi Fort

Anda bisa berkunjung sendiri (Tiket masuk sangat murah. (Pastikan sedang buka, karena kadang tutup untuk renovasi.)). Tur menambahkan transportasi dan pemandu, atau menggabungkan tempat wisata terdekat dalam satu hari.

Cocok untuk

BusinessCouplesSolo travelFamilyFriends getaway

Penilaian wisatawan

5 bintang
2,673
4 bintang
2,719
3 bintang
1,279
2 bintang
237
1 bintang
87

Getting there

Perlu tahu sebelum berangkat

  • Pastikan sedang buka, karena museum kadang tutup untuk renovasi.
  • Sangat murah dan cepat, tetapi menjadi pengantar yang bagus tentang sejarah Dubai sebelum minyak.
  • Gabungkan dengan kawasan warisan Al Fahidi, pasar tradisional, dan naik abra.
  • Galeri bawah tanah adalah bagian paling berkesan, jangan lewatkan.

Sekilas sejarah

Benteng Al Fahidi dibangun sekitar tahun 1787 untuk mempertahankan Dubai, kemudian berfungsi sebagai kediaman, garnisun, dan penjara. Benteng ini dipugar dan dibuka sebagai Museum Dubai pada tahun 1971, tahun berdirinya Uni Emirat Arab, untuk melestarikan dan menampilkan warisan emirat ini.

Pertanyaan umum

Apa yang akan saya pelajari di sini?

Bagaimana Dubai berubah dari permukiman kecil penangkap mutiara dan perdagangan menjadi kota global, melalui diorama pasar lama, penyelaman mutiara, dan kehidupan gurun sebelum minyak, yang dipajang di bangunan tertua kota ini.

Berapa umur benteng ini?

Benteng Al Fahidi dibangun sekitar tahun 1787, menjadikannya bangunan tertua yang masih ada di Dubai. Benteng ini menjadi museum pada tahun 1971.

Apakah museum ini buka?

Kadang-kadang tutup untuk renovasi, jadi periksa status terkini sebelum berkunjung. Saat buka, tiket masuk sangat murah.

Apa yang ada di dekat sini?

Kawasan warisan Al Fahidi (Bastakiya), pasar-pasar di tepi sungai, dan penyeberangan abra (taksi air) semuanya tepat di sebelahnya.

Objek wisata lain di Dubai

Sedang merencanakan liburan ke Dubai? Lihat rekomendasi kuliner, objek wisata lainnya, atau susun itinerary Dubai.