Religious site
Sainte-Chapelle
Photo via TripAdvisor (OlegY_12)Beberapa tautan pemesanan adalah tautan afiliasi. Jika kamu memesan melaluinya, kami mungkin mendapat sedikit komisi tanpa biaya tambahan untukmu. Ini tidak pernah memengaruhi tempat yang kami rekomendasikan.
Sainte-Chapelle adalah permata tersembunyi di Île de la Cité, dibangun oleh Raja Louis IX untuk menyimpan relikui berharga. Kapel ini terdiri dari dua tingkat: kapel bawah, yang dulunya digunakan oleh pelayan istana, dan kapel atas, yang diperuntukkan bagi keluarga kerajaan. Kapel atas adalah pemandangan yang menakjubkan, dengan 15 jendela kaca patri menjulang tinggi yang menggambarkan lebih dari 1.100 adegan Alkitab dalam warna biru, merah, dan emas yang hidup. Sinar matahari yang menembus kaca menciptakan kaleidoskop warna di lantai batu. Pilar-pilar ramping dan langit-langit berkubah yang dicat menambah suasana yang halus. Meskipun ukurannya relatif kecil, kapel ini terasa luas karena garis vertikal dan jendela yang bercahaya. Tempat ini wajib dikunjungi bagi pecinta seni dan penggemar sejarah, menawarkan kontras yang tenang dengan kota yang ramai di luar.
Jangan lewatkan
- 15 jendela kaca patri yang megah, masing-masing setinggi 15 meter, menggambarkan Alkitab dari Kejadian hingga Wahyu.
- Langit-langit kapel atas yang dicat dan disepuh dengan rumit, menampilkan bintang-bintang dan fleur-de-lis.
- Jendela mawar yang rumit dari abad ke-15, ditambahkan kemudian, menggambarkan Kiamat.
- Kapel bawah dengan langit-langit berkubah rendah dan pilar-pilar yang dicat, menawarkan kontras dengan kapel atas.
- Patung para Rasul di trumeau pintu masuk kapel atas.
Tiket & tur
Cara mengunjungi Sainte-Chapelle
Sainte-Chapelle bisa dikunjungi sendiri. Pemandu berguna untuk sejarah dan detail yang mudah terlewat, dan tur bisa menggabungkannya dengan tempat-tempat terdekat.
TermurahNotre-Dame, Sainte-Chapelle & Conciergerie Walking Tour5★ · 19 wisatawan~2 jamPembatalan gratisMulai$5 per orangLihat tanggal →
TerpopulerVersailles Palace and Gardens Tour from Paris4.4★ · 4.230 wisatawan3-4 jamPembatalan gratisMulai$75 per orangLihat tanggal →
Privat & fleksibelPrivate Notre Dame Outdoor Tour with Crypt Entry/Sainte Chapelle4.9★ · 56 wisatawan~2 jamPembatalan gratisMulai$174 per orangLihat tanggal →Perlu tahu sebelum berangkat
- Look beyond individual scenes to the structure: hidden iron chains and metal reinforcement helped make walls of glass possible.
- The chapel's two levels expressed a social division: the royal household worshipped above, and palace staff and soldiers below.
- The surviving medieval glass is not confined to untouched windows; original panels were rearranged during later repairs and restoration.
Sekilas sejarah
Construction began after 1238, and the chapel was consecrated on 26 April 1248. Louis IX had bought the relics from Baldwin II, the Latin emperor at Constantinople; they reached Paris in 1239, and Louis carried them barefoot and dressed as a penitent during the final stage of their journey. During the French Revolution the chapel became a grain storehouse, exterior sculpture and royal emblems were smashed, and its spire was removed. A major restoration begun in 1840 continued for twenty-eight years.
Pertanyaan umum
Why was Sainte-Chapelle built?
Louis IX commissioned it to house Passion relics, including the claimed Crown of Thorns and fragments associated with the True Cross and Holy Lance.
When was the chapel completed?
Work began after 1238, and the chapel was consecrated on 26 April 1248.
How much medieval stained glass survives?
Nearly two-thirds of the glass is original, although panels were moved and missing sections were replaced during later restoration.
What happened during the French Revolution?
The chapel became a grain storehouse, exterior sculpture and royal symbols were damaged, its spire was removed, and the relics were dispersed.
Objek wisata lain di Paris



